Design: Tips Menghindari Cabe-Cabean Ala Stand Up

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

perkenalkan nama saya........ (oh ada yah di halaman utama (home)) hehehee
banyak yang bilang bila kini jamannya kepalsuan...
semuanya itu serba palsu,
bila dulu hal yang paslu itu, hal yang buat mainan  dan yang orisinil itu tidak bolah buat mainan
tumpuan : mobil...rumah gedung sepada motor dan lain lain  dihentikan buat mainan..
             harus di banggakan jaga di rawat,  tetapi..
            yang paslu mobil- mobilan bisanya buat mainan ga sanggup di banggakan dan ga berharga
            rumah rumahan, bisanya buat mainan ga sanggup di banggakan dan ga berharga
            Perang - perangan hal yang palsu tidak sungguh - sungguh
            kuda-kudaan
itu yaitu kata ulang dengan akhiran an yang memiliki arti kepalsuan tidak nyata
nah bila kita lihat kini yang berkembang dan hits apa coba.......
nahhh .... benar cabai-cabaian, terong-terongan,
ini akhiran an bener bener bahaya,,
ini kan berarti bukan cabai beneran,, bukan terong beneran...
bila masuk jaman ku berarti ini maninan .... kepalsuan ituu...
hanya buat  mainan saja, bukan kebanggaan,..
alangkah sedihnya yang menerima gelar menyerupai itu,
semoga yang membaca tidak menerima julukan dengan kata ulang sayuran tersebut dengan kahiran an
walaupun kata ualang dengan akhiran an yang memiliki kepalsuan tidak ada dalam pembelajaran
itu tetap harus diingat oleh siapa saja.. biar tidak jadi korban sebutan kata ulang syuran tersebut dengan akhiran an.. tips
1. Bagi anak sekolah sebaiknya hindari PACARan, apalagi PACAR-ANnya sama - sama masih sekolah,, aduh aduhhh hindari JANGAN!! PACAR-AN itu bagi bagi yang belum PACARan,, alasannya sebagian besar sebutan kata ulang syauran dengan akhiran an banyak di lekatkan pada anak sekolah yang gampang PACAR-AN gampang juga bubar, ganti lagi ganti lagi.. itu kan berrti mencerminkan mainan kepalsuan ... berrti ... nah betul cabe-cabean terong - terongan menempel sudah...bukan buat beneran cape deh.. cape deh...cape deh
 kalau sudah terlanjur pacaran bagaimanaa....pertahankan saja, jangan mau bubaran apapun yang terjadi kecuali janjkematian allah yang memisahkan ( bila sanggup bikin perjanjian diatas materai tertanda orang bau tanah , jaksa hakim..heheheh) awas jangan hingga bubar alasannya .......lihat sediri gaya pacaran jaman kini bila ga PEGANG-PEGANG-AN ya berrtii..... ga..... mainan lah tapi bila sudah PEGANG-PEGANG-AN berarti ada unsur kata ulang akhiran an... HEHEH ( yang artinya buat main ga bener) mereka inginnya mianan saja ga beneran.JANGAN SAMPAI TERJADI dan terjebak.
2, Begitu juga yang sudah tidak sekolah cepat cepatlah menikah jangan nikah-nikh-AN bahaya...
 sehingga kata itu jangan lagi mengandung kata ulang dan jangan diakhri AN yang mengandung makna mainan/palsu.. sehingga jadi PACAR tidak ada akhiran AN yang artinya " pacar1/pa·car/ n sobat lawan jenis yang TETAP" dari kamus .dan PEGANG-PEGANGAN tidak ada kata ulangnya sehingga menjadi PEGANGAN (saling menimbulkan pegangan hidup selamanya ) cie..cie..cie..

Terima kasih semoga jadi pandangan gres Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel