K13 Ice Breaking : Pengertian Ice Breaking, Permainan Dalam Pelatihan, Dan Contohnya

Posting berikut ini berisi ulasan tentang Pengertian Ice Breaking, Ice Breaker, Games atau Permainan, yang biasa dilakukan dalam pelatihan, seminar, workshop, outbond, dan contohnya.

Posting berikut ini berisi ulasan ihwal K13 ice breaking : Pengertian Ice Breaking, Permainan dalam Pelatihan, dan Contohnya

Pengertian Ice Breaking

Secara bahasa, ice breaking artinya "memecahkan es". Es identik dengan beku/kebekuan. Jadi, ice breaking artinya memecah kebekuan atau mencairkan suasana, semoga lebih riang, gembira, tidak bikin ngantuk atau membosankan.

Ice Breaking ialah sebuah kegiatan berupa permainan, simulasi, untuk memecah kebekuan dan membuat suasana riang, gembira, dan meriah dalam sebuah pelatihan, seminar, atau program sejenis yang melibatkan banyak peserta.

Secara umum, Ice Breaking dalam suatu program bertujuan semoga akseptor program mengenal akseptor lain dan merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Kegiatan ini biasanya berupa permainan (games) sederhana. Selain pemateri, MC juga sanggup memimpin ice breaker.

Kalau dipilih kegiatan yang cocok, ice breaking sanggup menjadi momen yang efektif untuk memfasilitasi opening, bahkan kesuksesan sebuah program secara keseluruhan.

Namun, kalau pemateri program humoris, ice breking tidak begitu diperlukan, alasannya ialah suasana akan tetap cair dan meriah dengan humor-humor atau candaan segar pemateri.

Fungsi Ice Breaking

Icebreaking sanggup memainkan tugas penting untuk membuat suasana riang dan membuat akseptor mengenal dan bersahabat satu sama lain dalam waktu singkat.

• Membantu kelompok gres untuk saling mengenal.
• Membantu anggota gres untuk berintegrasi ke dalam grup.
• Membantu semua akseptor merasa nyaman bersama.
• Mendorong kerja sama.
• Mendorong mendengarkan orang lain.
• Menciptakan suasana yang baik partisipatif.

Jenis-jenis Ice Breaking

Ada banyak macam ice breaking yang sanggup dipakai dalam pelatihan, beberapa diantaranya sebagai berikut:

1. Yel-Yel

Yel-yel, walaupun sederhana, tetapi memiliki tingkat “pemulih” yang paling baik dibanding jenis lain.

Dengan melaksanakan yel-yel, selain konsentrasi menjadi pulih kembali, juga sanggup menumbuhkan semangat yang tinggi dari akseptor training untuk melanjutkan pelatihan.

Selain itu yel-yel juga terbukti efektif untuk menanamkan esprit de corp atau kekompakan tim dalam suatu pelatihan.

Banyak jenis yel yang sanggup dilakukan dalam suatu pelatihan, salah satunya model sapa jawab berikut ini:

Fasilitator menyapa
Peserta menjawab

Halo
Hai

Hai
Halo

Apakabar
Luar biasa

Selamat pagi
Siap-siap

Selamat siang
Kerja keras

Selamat sore
Terima gaji

Selamat malam
Enak tenan

Kita kembali ke…
Laptop

Are you ready?
Yes

Yel-yel tersebut sanggup diciptakan sendiri, menurut janji bersama dengan akseptor pelatihan. Jika fasilitator memandang akseptor gaduh alasannya ialah berbicara sendiri, maka sanggup memakai salah satu sapa jawab di atas.

2. Tepuk tangan

Tepuk tangan merupakan mulut kegembiraan, apresiasi, penghargaan, salute, simpati, empati, dsb.

Ice breaking jenis tepuk sanggup dilakukan oleh siapa saja. Peserta yang kurang suka menyanyi atau  kurang percaya diri biasanya menentukan model ini.

Contoh ice breaking tepuk tangan:

TEPUK ANGGOTA BADAN

Jika kita pegang hidung, akseptor tepuk 1 x
Jika kita pegang bibir, akseptor tepuk 2 x
Jika kita pegang telinga, akseptor tepuk 3 x
Jika kita bersedekap, akseptor tepuk 4 x

TEPUK DIBALAS TEPUK

Jika kita tepuk 1x, akseptor tepuk 4 x
Jika kita tepuk 2x, akseptor tepuk 3 x
Jika kita tepuk 3x, akseptor tepuk 2 x
Jika kita tepuk 4x, akseptor tepuk 1 x

3. Menyanyi

Ice breaking jenis ini ialah yang paling banyak disukai oleh akseptor pelatihan, apalagi kalau pesertanya kebanyakan wanita.

Untuk kepentingan ice breaking, lagu yang dinyanyikan tidak harus orisinal ciptaan sendiri, tetapi sanggup juga kita hanya menyanyikan lagu-lagu yang sedang musim tetapi dengan lirik yang diganti sesuai dengan tema pelatihan.

Misalnya, kita ajak akseptor menyanyikan lagu “Munajat Cinta” pada training guru dengan lirik sebagai berikut:

Hari ini/ kami di sini
Memperhatikan/ bahan penyaji
Seperti hari-hari/ yang sudah-sudah

Semuanya/ kami lakukan
untuk menambah/ keterampilan
seperti orang-orang/ yang profesional

Tuhan jadikanlah aku
Orang yang penuh dedikasi
Ntuk memajukan bangsaku
Indonesia tercinta




4. Jenis gerak anggota badan

Jenis ice breaking gerak anggota tubuh biasanya dipakai kalau akseptor sudah kecapaian. Anggota tubuh digerakkan semoga kondisi psikologis kembali fresh.

Jenis ini sanggup dilakukan secara individual maupun berpasangan. Salah satu teladan ialah sebagai berikut:

Jika kita katakan mangga, akseptor mengangkat kedua tangan sambil berjinjit
Jika kita katakan jeruk, kedua tangan akseptor mengacung ke depan.
Jika kita katakan kacang, akseptor membungkukkan tubuh sambil kedua tangan memegang sepatu.

5. Jenis gerak dan lagu

Jenis lagu ini hampir sama dengan jenis gerak anggota badan, justru jenis ini lebih menarik, alasannya ialah disertai dengan lagu.

Contoh-contoh ice breaking atau ice breaker sangat banyak. Anda sanggup cek di link sumber di bawah ini.

Demikian Pengertian Ice Breaking, Permainan dalam Pelatihan, dan Contohnya. Wasalam. (www.komunikasipraktis.com).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel