Soal Hots Cpns 2020 : Persyaratan Umum Dan Khusus Cpns

 pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan CPNS dimana seleksi akan dilaksanakan pad Soal Hots CPNS 2020 : Persyaratan Umum dan Khusus CPNS

Tahun 2019 pemerintah akan kembali membuka kran penerimaan CPNS dimana seleksi akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2019. Quota yang disediakan lebih sedikit daripada quota yang dibuka dari tahun kemarin. Quota diperuntukan untuk mengisi dingklik kekosongan di tiap instansi diakibatkan banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun. Selain itu, gugusan yang akan direkut yaitu gugusan formasi yang menjurus pada skill dan juga gugusan di bidang infrastruktur sedangkan gugusan untuk tenaga administratif akan dikurangi

Pelaksanaan pendaftaran CPNS itu sendiri akan segera digelar sekitar bulan Oktober.

Informasi Umum CPNS 2019

Berikut yaitu beberapa gosip penting yang perlu diketahui, terkait rencana penerimaan CPNS 2019.

  • Quota Formasi Penerimaan CPNS tahun 2019 yaitu diperuntukan untuk sentra dan daerah.
  • Jumlah Formasi yang disediakan untuk CPNS dari jalur pelamar umum yaitu sebesar 79.768 dengan rincian: 62.249 gugusan untuk rekrutmen CPNS tingkat kawasan dan 17.519 gugusan diperuntukan untuk rekrutmen CPNS pusat
  • Kebutuhan CPNS diprioritaskan untuk jabatan fungsional (tertentu) dan jabatan teknis lain yang mendukung kiprah inti (core business) instansi. Khusus untuk pemerintah kawasan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, serta jabatan-jabatan yang mendukung pembangunan infrastruktur. 
  • Alokasi gugusan untuk PPPK menempati jumlah yang paling besar, yaitu sebanyak 168.636 dengan rincian sebanyak 145.424 untuk alokasi penerimaan PPPK kawasan dan alokasi untuk rekrutmen PPPK sentra sebanyak 23.212 formasi.
    Alokasi gugusan PPPK ini sendiri diperuntukan untuk pelamar dari golongan honorer dan eks tenaga honorer kategori II - Pelaksanaan rekrutmen PPPK Tahap 2 akan digelar pada bulan Agustus mendatang.
  • Tes memakai sistem CAT CPNS dan kelulusan menurut passing grade yang ditetapkan
  • Untuk mengikuti seluruh seleksi CPNS, para peserta tes TIDAK DIPUNGUT BIAYA apapun. 

Jenis Formasi CPNS
  1. Umum;
  2. Penyandang Disabilitas;
  3. Putra Putri Papua dan Papua Barat;
  4. Lulusan Terbaik;

Syarat Pendaftaran
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli;
  2. Kartu Keluarga (KK);
  3. Pas Foto;
  4. Swafoto (Selfie);
  5. Ijasah Asli;
  6. Transkip Nilai Asli;
  7. Surat Lamaran;
  8. Surat Pernyataan;
Untuk diketahui bahwa surat keterangan lulus tidak sanggup dipakai untuk mendaftar CPNS. Pendaftaran harus memakai ijazah.

baca juga: Materi Ekstrim Pembelajaran CPNS 2019

Tahapan Seleksi
  1. Pendaftaran Online di SSCN BKN
  2. Seleksi Administrasi
  3. Verifikasi Berkas Asli
  4. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT)
  5. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Sebagai persiapan menjelang dibukanya pendaftaran, asncpns menyarankan kepada calon pelamar untuk:
  • Mempersiapkan persyaratan pelamaran.
  • Mempersiapkan data-data kependudukan yang valid (KTP, Kartu Keluarga). Apabila terdapat ketidaksesuaian atas data-data kependudukan, disarankan supaya calon pelamar segera memperbaharui data dimaksud di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.




    Persyaratan Umum CPNS

    Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:
    1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara menurut putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan aturan yang tetap lantaran melaksanakan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
    3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas ajakan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota Tentara Nasional Indonesia I POLRI, Pegawai BUMN I BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
    4. Tidak berkedudukan sebagai Galon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas Pemerintah.
    5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
    6. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar.
    7. Tidak mempunyai ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi sehabis peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir)
    8. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    9. Bagi Wanita tidak bertato I bekas tato dan tindik I bekas tindik anggota tubuh lainnya selain di indera pendengaran kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau budpekerti dan bagi Pria tidak bertato I bekas tato dan tindik / bekas tindik di anggota tubuh kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.
    10. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi negeri atau swasta dengan Program Studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) pada dikala ljazah tersebut dikeluarkan, jikalau ratifikasi tidak tertulis didalam ljazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari fakultas (Surat Keterangan Lulus Sementara tidak berlaku).
    11. Pelamar merupakan lulusan Sarjana/S-1 dan Diploma Ill /D-111 dengan lndeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2.75 (Dua koma tujuh lima) skala 4,00 (Empat koma nol) yang dibuktikan dengan fotokopi ljazah dan Transkrip Nilai yang dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau sederajat (wajib dilengkapi sehabis peserta dinyatakan lulus pada pengumuman Seleksi Kompetensi Dasar/CAT).
    12. Usia Minimal 18 tahun dan Maksimal 35 Tahun.

     Persyaratan Khusus CPNS

    Persyaratan khusus yaitu persyaratan pemanis CPNS lainnya yang diberikan oleh masing masing instansi pemerintah sesuai kebutuhan jabatan. Persyaratan khusus antara instansi satu dengan instansi lainnya akan berbeda. Beberapa Persyaratan khusus yang biasa dipersyaratkan kepada pelamar diantaranya adalah:

    • TOEFL/TOEFL Prediction dari Lembaga Bahasa PTN atau UPT Bahasa PTN atau forum pendidikan Bahasa Inggris terakreditasi dengan nilai minimal 450. ( Kementerian PU, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Lemsaneg, Pemprov DKI) 
    • Menguasai bahasa lnggris dengan baik (lisan dan tulisan), dan/atau bahasa Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) lainnya (Arab, Spanyol, Cina, Perancis, dan Rusia), dan/atau bahasa gila lainnya (Jepang) (Persyaratan khusus formasi Diplomat Kemenlu)

      Artikel Menarik Lainnya: Tes CAT, 1 Soal bernilai kurang dari 54 detik

        Berkas Kelengkapan

        Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan bagi calon pendaftar CPNS, diantaranya adalah:
        1. Pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online di sscn.bkn.go.id
        2. Memiliki email aktif
        3. Sediakan scan pas foto berukuran 2x3, 4x6 berlatar belakang merah dengan format JPEG dan maksimal file ukuran 200KB
        4. Scan ijazah dalam format PDF dengan maksimal file sebesar 200KB
        5. Scan Transkip Nilai dalam format PDF dengan maksimal file ukuran sebesar 200KB
        6. Scan Akte Kelahiran (PDF) max 200KB
        7. Scan KTP (JPEG) max 200KB
        8. Scan bukti ratifikasi jurusan (PDF) max 200KB

          Proses Seleksi

          1. Proses seleksi yaitu memakai sistem CAT CPNS
          2. Tes terdiri dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (TKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (TKB)
          3. Materi ujian TKD mencakup Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi. Untuk latihan dan rujukan materi pembelajaran terbaik silakan berguru dari Sumber Materi Soal CPNS
          4. TKD diselenggarakan bagi pelamar yang telah mendaftar pada portal nasional sesuai dengan ketentuan tatacara pendaftaran, dan telah mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi.
          5. Pada dikala pelaksanaan tes TKD, setiap pelamar wajib memperlihatkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orisinil yang masih berlaku yang dipakai dikala pendaftaran pendaftaran, serta mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi dengan pas foto pelamar.
          6. Pelamar hanya sanggup melaksanakan TKD pada lokasi dan waktu yang telah ditentukan.
          7. Beberapa Kementerian menerapkan tes pemanis menyerupai tes kesehatan dan kebugaran dan tes kesamaptaan

          Passing Grade CPNS

          Jumlah soal yang akan diberikan pada tes seleksi CAT CPNS sebanyak 100 butir soal dengan usang waktu pengerjaan 90 menit.

          Jika Mengacu pada peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) no 06/2019, Passing grade CPNS Sekolah Kedinasan yaitu 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Intelegensia Umum (TIU) dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Tahun 2018 kemarin Passing grade Sekolah kedinasan sama persis nilainya dengan Passing grade CPNS, jadi kemungkinan passing grade tahun 2019 tidak akan jauh berbeda dari angka tersebut

          Passing grade ini tidak berlaku untuk peserta seleksi pada jalur khusus, yakni cumlaude, putra-putri Papua/Papua Barat, serta bagi peserta dari kelompok disabilitas. Untuk ketiga kelompok itu akan memakai perhitungan berbeda. Lebih detail mengenai hal ini sanggup dilihat dalam cara perhitungan evaluasi passing grade

          Jika anda belum mempunyai materi pembelajaran sebagai persiapan cpns anda, asncpns.com merekomendasikan Paket LKIT 2019 sebagai materi pembelajaran CPNS terbaik anda. Apa pendapat Kemenpan RB perihal Paket LKIT sanggup anda lihat di http://www.paketlkit.com/p/special.html

          Kelulusan Akhir

          Kelulusan Akhir ditentukan menurut hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang yang diatur dalam peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

          Kelulusan simpulan yaitu hasil integrasi nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yaitu :


          Ketentuan Lain
          1. Apabila pelamar memperlihatkan keterangan/data yang tidak benar dan di lalu hari diketahui, baik pada setiap tahapan seleksi maupun sehabis diangkat menjadi CPNS/PNS, maka Kementerian atau instansi yang bersangkutan berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan/atau memberhentikannya sebagai CPNS/PNS, menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akhir keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkan sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib dikarenakan telah memperlihatkan keterangan palsu.


            update: 15 Juli 2019

            Iklan Atas Artikel

            Iklan Tengah Artikel 1

            Iklan Tengah Artikel 2

            Iklan Bawah Artikel