Tas: Laporan Belanja Modal (Bm) Sekolah

Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Semoga kita tidak lupa untuk bersyukur atas segala nikmatnya.

Pada kesempatan ini saya akan sedikit sharing ihwal laporan belanja modal (BM) yang dilakukan oleh sekolah dan dikirim ke Dinas Pendidikan. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap semester tahun anggaran. Saya tulis ini blog ini semoga sanggup bermanfaat untuk yang gres mendapat kiprah sebagai operator atau guru yang ditugasi untuk laporan ini di SD. Kalau di Sekolah Menengah Pertama tentu ini sudah rutin dan dikerjakan oleh TU atau Tenaga Administrasi, namun jika di SD sanggup berganti-ganti guru, tergantung administrasi atau bagaimana Kepala Sekolah mengaturnya.
Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh TAS:  LAPORAN BELANJA MODAL (BM) SEKOLAH


Yang kita laporkan ke dinas pendidikan jika ditempat saya berkerja ialah format sebagai berikut:

A. Format Usul Taptus 2019 Semester ...

Format ini merupkan surat tawaran penetapan status (Taptus) yang ditujukan kepada Bupati c.q Kepala Dinas Pendidikan. Yang isinya ialah melaporkan belanja modal dan pengusulan status atas barang sesuai peraturan yang berlaku dengan dilampiri:

1. Laporan semester dua pada periode Januari s.d Juni per 29 Juni 2019 sesuai dengan format yang ditentukan;
2. Softcopy Laporan Realisasi Anggaran (LRA)/rincian belanja per obyek belanja dari Bendahara Bansek;
3. Softcopy Laporan Realisasi Anggaran (LRA) format akrual dari Bendahara BOS;
4. Foto atas aset/barang sesuai SPJ;

Kenapa harus dilakukan pengusulan status? alasannya ialah barang akan menjadi aset tempat yang nantinya biaya pemeliharaan / perawatan sanggup diambilkan dari anggaran daerah.

B. FORMAT BM BANSEK dan BOS

Berisi format untuk data Barang Modal yang dibeli baik itu bersumber dari dana BOS Pusat maupun Bantuan Sekolah (Bansek) / PDPS. Didalam fomat ini ada kolom No, Kode Rekening Belanja Sesuai LRA, Jenis Belanja Modal Sesuai LRA, Anggaran semester sesuai LRA, Tanggal Pembelian sesuai Nota/Kwitansi, Kode Barang sesuai pemendagri, Nama/Jenis Barang, Merek/Judul Buku, Type/Nama Penerbit, Jumlah Unit, Harga Satuan, Jumlah Harga, Keterangan, Jenis KIB (A/B/C/D/F.)

1. Nama/Jenis Barang dan Kode Barang harus sesui dengan Kode Barang Permendagri 17 Tahun 2007 alasannya ialah nantinya akan masuk pada aplikasi SIMDA BMD
2. Pengisian data yang lengkap akan mempermudah proses inventarisasi kedepanya
3. Kolom keterangan disi apa yang perlu diterangkan, disini diisi sumber danyany bisam BOS Pusat 2019, Sem 1
4. Jumlah total haruslah sesuai dengan laporan keuangan ihwal jumlah belanja Modal.

C. FORMAT HIBAH PIHAK KETIGA

Format ini dipakai untuk daftar belanja modal / belanja barang yang sumber dananya dari pihak ketiga menyerupai Komite, Hadiah, dll. Format ini lebih sederhana yaitu kolom No. Tanggal BAST/Penyerahan,Nama/Jenis Barang, Merek/Judul Buku, Type/Nama Penerbit, Jumlah Unit, Harga satuan, Jumlah Harga, Keteranga, Jenis KIB, Total.
Format ini dilampiri Berita Acara Serah Terima (BAST) Komite/perorangan/pihak ke 3.

D. BA Hibah Barang dari Pihak Ketiga (KOMITE)

Berisi teladan formt Berita Acara Serah Terima / Hibah Barang Inventaris / Bangunan yang isinya pihak komite menyerahkan barang dalam keadaan baik dengan status hiban dengan perinciannya, Selanjutnya barang-barang tersebut menjadi milik dan tanggung jawab PIHAK KEDUA, semoga dipelihara dan dimanfaatkan untuk kepentingan Pemerintah Kabupaten ... dalam hal ini  SDN/SMPN ... ditandatangi oleh pihak dan saksi.

LALU APASIH BELANJA MODAL ITU?

Belanja modal yang selanjutnya merupakan barang modal atau barang tidak habis pakai. Secara umum definisi barang tidak habis pakai Yaitu barang-barang yang mempunyai masa pakai lebih dari satu tahun dan sanggup dipakai berulangkali. Istilah yang umum dipakai dalam bidang keuangan ialah asset tetap. Yang tergolong dalam barang tidak habis pakai contohnya meja, kursi, komputer, mesin tik, dll. Barang-barang jenis ini dicatat sebagai barang milik tempat yang dikuasakan penggunaannya kepada sekolah, dan merupakan bab dari aset tempat yang tercatat dalam neraca keuangan daerah.

TUJUAN PENCATATAN BARANG

1. Sebagai proses inventarisasi kekayaan tempat dimana barang milik sekolah merupakan bab dari kekayaan daerah.
2. Dalam rangka menjaga kondisi barang milik sekolah guna memastikan pelayanan pendidikan sanggup berjalan secara normal. Dengan pencatatan barang secara teratur maka sanggup diketahui dengan cepat dan niscaya kondisi barang yang ada di sekolah.
3. Sebagai bentuk pengamanan barang tempat yang dikuasakan penggunaannya kepada sekolah. Hal ini guna menghindari adanya pemindahtanganan atau penggunaan barang milik sekolah untuk acara yang tidak terkait dengan proses berguru mengajar ataupun tanpa sepengetahuan kuasa pengguna barang (kepala sekolah).
4. Sebagai dasar penyusunan Neraca tempat alasannya ialah barang milik sekolah ialah bab dari barang daerah.

Itulah yang sanggup kami posting, semoga bermanfaat kususnya bagi Anda yang gres mendpatkan kiprah sebagai pengurus barang di Sekolah Dasar.
Terima kasih atas waktunya untuk mampir di blog ini, semoga ada manfaatnya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sumber/Referansi: 
1. Format laporan ke Dinas
2. https://smartedspmp.blogspot.com//search?q=pencatatan-barang-milik-sekolahmadrasah

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel