Tas: Sukses Dapodik Dengan Membentuk Tim

Agar pendataan dapodik sukses dan sesuai apa yang diperlukan ada baiknya sekolah membentuk tim pendataan. Operator sekolah / petugas entry merupakan salah satu bab dari tim.

Data Pokok Pendidikan, yang selanjutnya disingkat Dapodik ialah suatu sistem pendataan yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memuat data satuan pendidikan, penerima didik, pendidik dan tenaga kependidikan, dan substansi pendidikan yang datanya bersumber dari satuan pendidikan yang terus menerus diperbaharui (update) secara online. Sehingga Dapodik menjadi sistem pendataan skala nasional yang terpadu yang menjadi sumber data utama pendidikan nasional yang merupakan bab dari Program perancanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan manusia Indonesia yang Cerdas dan Kompetitif.
 dan sesuai apa yang diperlukan ada baiknya sekolah membentuk tim pendataan TAS:  SUKSES DAPODIK DENGAN MEMBENTUK TIM

Untuk melakukan perencanaan pendidikan nasional dan melaksanaan program-program pendidikan yang sempurna sasaran, dibutuhkan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan terus diperbaharui (update) secara realtime. Dengan ketersediaan data yang cepat, lengkap, valid, akuntabel dan update secara realtime tersebut, maka proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan penilaian kinerja program-program pendidikan nasional sanggup dilaksanakan dengan lebih terukur, sempurna sasaran, efektif, efisien dan berkelanjutan.

Membentuk Tim Pendataan Sekolah

Tim pendataan di sekolah terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, guru dan tenaga kependidikan, kepala tata usaha, dan petugas pendataan. Setiap unsur tim pendataan sekolah mempunyai kiprah dan mempunyai tanggung jawab diantaranya ialah sebagai berikut:

A. Kepala sekolah

  1. Bertanggungjawab terhadap kebenaran data yang dikirimkan ke pusat;
  2. Melakukan akreditasi data secara elektronik sebelum proses pengiriman data ke sentra (sinkronisasi) dengan cara menyetujui persetujuan pengiriman data yang sudah disiapkan oleh sistem aplikasi;
  3. Menjamin kelengkapan, kebenaran dan kemutakhiran data yang dikirimkan;
  4. Melakukan review, verifikasi dan upaya-upaya untuk menjamin kebenaran dan kelengkapan data yang diisikan oleh masing-masing individu tersebut dalam formulir cetak maupun formulir elektronik;
  5. Menandatangani masing-masing formulir cetak yang telah diisi dan memverifikasi kebenaran, akurasi dan kelengkapan data;
  6. Membina, memobilisasi pengisian data, mensosialisasi sekaligus mengawasi proses pendataan DAPODIK didalam sekolahnya masing-masing;
  7. Memeriksa data hasil pengiriman ke sentra secara online. Hal ini dilakukan untuk menjamin data yang hingga ke sentra sesuai dengan data yang diinputkan dalam aplikasi lokal dapodik sekolah;
  8. Berkonsultasi ke pengawas sekolah dan dinas pendidikan setempat terkait dengan pelaksanaan pendataan dapodik;
  9. Mengesahkan surat pertangungjawaban mutlak (SPTJM) untuk diberikan ke dinas pendidikan setempat sebagai bukti keabsahan data yang di sinkronkan dari sekolah. SPTJM sanggup di generate oleh sistem di laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id.

B. Wakil kepala sekolah

  1. Wakasek bidang kurikulum
  2. Mengisikan data formulir cetak khusus nya di bab pembelajaran, pembagian jam mengajar guru sesuai kondisi yang bekerjsama dalam proses KBM sekolah.
  3. Wakasek bidang kesiswaan
  4. Membantu dalam mensosialisasikan pengisian F-PD, mengusut kelengkapan dan kesesuaian data dengan fakta khusus nya data penerima didik.
  5. Wakasek bidang sarpras
  6. Membantu kepala sekolah dalam pengisian formulir cetak data sarana dan prasarana beserta gosip tingkat kerusakan sesuai dengan fakta dilapangan.

C. Wali kelas

Membimbing siswa dalam pengisian dan pengumpulan data Formulir Peserta Didik (F-PD) sekaligus mengusut kelengkapan dan akurasi data yang diisikan dalam formlir cetak.

D. Guru dan Tenaga Kependidikan

Mengisi formulir cetak dengan akurat dan lengkap sesuai dengan fakta sesungguhnya. Masing-masing GTK wajib memantau dampak dari data yang telah disinkronkan untuk menjamin sesuai dengan program-program yang berbasis data DAPODIK.

E. Kepala Tata Usaha

Mengoordinasikan seluruh proses pendataan di dalam sekolah dan berkoordinasi dengan petugas pendataan sekolah terkait dengan perubahan data yang terjadi setiap ketika di sekolah.

F. Petugas Pendataan


  1. Mengunduh aplikasi dapodikdasmen di laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id;
  2. Melakukan pendaftaran aplikasi dapodikdasmen;
  3. Mengunduh formulir cetak yang tersedia pada aplikasi dapodikdasmen;
  4. Melakukan pengisian data melalui apliaksi dapodikdasmen sesuai dengan isian formulir cetak;
  5. Mengirimkan data dari apliaksi dapodikdasmen ke server sentra dan memeriksanya pada laman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id;
  6. Melaporkan hasil pendataan ke kepala tata perjuangan dan kepala sekolah;
  7. Melakukan pemutakhiran data secara terencana minimal satu kali dalam satu semester;
  8. Memeriksa dampak data yang telah diisikan pada aplikasi dapodikdasmen di sejumlah sistem transaksional kementerian;
  9. Melakukan verifikasi dan validasi data guru dan tenaga kependidikan melalui aplikasi vervalptk.data.kemdikbud.go.id;
  10. Melakukan verifikasi dan validasi data penerima didik melalui aplikasi vervalpd.data.kemdikbud.go.id;
  11. Melakukan verifikasi dan validasi data satuan pendidikan melalui aplikasi vervalsp.data.kemdikbud.go.id

Lihat juga: Yang harus dikerjakan operator sekolah berdasarkan versi tasadmin.id

PENUTUP
Demikianlah perihal yang sekolah sanggup lakukan untuk mensukseskan pendataan dapodik, yang datanya merupakan sumber contoh kebijakan pimpinan kita ataupun pemerintah. Operator sanggup fokus jikalau hanya mengentri data dengan teliti, dan semua itu sudah ada tupoksi kiprah masing-masing.

Sumber: Buku Panduan Aplikasi Dapodikdas Versi 2020

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel