Skb Cpns 2020 : Momen Idul Adha, Tanamkan Pada Anak Pendidikan Abjad Patuhnya Nabi Islmail As.

Atribut by https://darunnajah.com/

Tak usang lagi ummat Islam di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha atau lebih dikenal dengan sebutan Idul Kurban. Hal yang Identik dengan Hari Raya ini yaitu adanya kegiatan penyembelihan binatang kurban menyerupai Sapi, Domba ataupun Kambing.

Tak hanya kegiatan ibadah semata, momen Idul Kurban bisa menjadi sarana bagi Orang Tua di rumah dan Guru di sekolah untuk mengajarkan kepada anak makna dari Idul Kurban

Kurban sendiri berasal dari kata “QURB” yang artinya “DEKAT”, bila diartikan secara harfiah maka
makna KURBAN merupakan sarana untuk mendekatkan diri (BERTAQARRUB) kepada ALLAH SWT.

Baca Juga : 9 Kecerdasan Majemuk Pada Anak, Guru dan Orang renta Harus Tahu

Berbagi Kepada Yang Membutuhkan


Melalui kegiatan berkurban, Orang Tua dan Guru sanggup mengajarkan anak perihal pentingnya menyebarkan kepada sesama, alasannya yaitu di setiap harta yang kita miliki disitu ada hak orang miskin

Ibadah kurban memili tujuan untuk menyebarkan kebaikan kepada orang lain, daging- daging yang disebarkan tentu sangat bermanfaat bagi yang membutuhan, alasannya yaitu Ibadah Kurban yaitu Ibadah Sosial, bukan hanya Ibadah Individu semata

Ajak anak untuk membantu membagikan hewab kurban kepada yang membutuhkan, atau setidaknya melalui acara melihat orang lain membagi-bagikan binatang kurban

Pengorbanan


Dalam kisahnya, Nabi Ibrahim AS berkorban perasaan dengan cara meninggalkan istri dan anaknya di tengah gurun yang kering kerontang. Saat ditanya oleh Hajar istrinya, mengapa dirinya dan Ismail ditinggalkan di sana, Ibrahim hanya berujar singkat, "Ini perintah dari Allah SWT." Baik Hajar maupun Ibrahim sama-sama mempunyai keyakinan bahwa Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan hamba yang bertawakal kepada-Nya.

Jika kita telaah lebih jauh maka kita akan menemukan makna bahwa perlunya pengorbanan dalam hidup ini untuk meraih kesuksesan. Kisah Nabi Ibrahim diabadikan dalam Al-Quran, diberi julukan sebagai Bapak Tauhid, Nama Nabi Ibrahim AS. Juga sering diucapkan dalam Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Melalui berkurban, anak- anak juga sanggup diberikan pemahaman perihal makna pengorbaan, menyerupai dengan menyisihkan sebagaian uang jajan untuk membeli binatang kurban secara patungan. Hal ini sanggup dilakukan jauh hari sebelum perayaan Idul Adha

Baca Juga : Kecakapan Abad 21 yang diharapkan Siswa

Atribut by https://darunnajah.com/

Kepatuhan


Kisah paling fenomenal yang akan selalu dikenang dan diceritakan sepanjang masa hidup insan yaitu kisah Nabi Ismail AS. Dan Ayahnya Nabi Ibrahim AS.

Satu teladan betapa patuhnya seorang anak kepada Allah SWT. Dan ayahnya tatkala dirinya mengetahui bahwa beliau akan disembelih, tak gentar dan tak terucap kalimat keraguan sedikitpun dari Nabi Ismail AS.

Contoh teladan yang sangat Inspiratif yang bisa diajarkan kepada anak kita, anak didik kita dan generasi muda kini perihal makna dari Idul Kurban


Ibadah Haji


Ajarkan kepada Anak bahwa momen Hari Raya Idul Adha / Idul Kurban bukan hanya perihal penyembelihan binatang kurban, tetapi juga perayaan Ibadah Haji yang ketika itu juga dilakukan di Makkah, lebih tepatnya ketika wukuf di Padang Arafah

Pada ketika Hari pelaksanaan Shalat Ied, ajak anak untuk ikut shalat bersama !

Mengingat Kembali RUKUN ISLAM


Idul Adha / Idul Kurban yaitu momentum bagi para Jemaah Haji yang ketika itu berada di tanah suci yang sementara melaksanakan wukuf di Arafah.

Olehnya itu, jangan lupa mengajarkan kembali 5 Rukun Islam kepada anak, terutama Rukum Islam yang ke 5 “Menunaikan Haji bagi yang mampu”

Baca Juga : Menjadi Guru Era Revolusi Industri 4.0

Demikianlah artikel yang membahas Momen IDUL ADHA, Tanamkan Pada Anak Pendidikan Karakter Patuhnya Nabi Islmail AS. Semoga bermanfaat bagi para pembaca semua.

Terkhusus bagi para orang renta dan Guru dalam mendidik generasi Bangsa yang Islami.

Selamat Hari Raya Idul Adha...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel